Home » » Riwayat hidup Bintang Film porno Tera Patrick, Sarjana ilmu keperawatan dan mikrobiologi yang jadi Ratu Porno

Riwayat hidup Bintang Film porno Tera Patrick, Sarjana ilmu keperawatan dan mikrobiologi yang jadi Ratu Porno

 Film porno Tera PatrickTera Patrick, Lahir dengan nama Linda Ann Hopkins Shapiro di Montana, Amerika Serikat 25 Juli 1976, dia mengawali karir di peragaan busana saat masih berusia 13 tahun. Selepas SMA dia berhenti modeling untuk fokus kuliah di Boise State University, New York. Jalur pendidikan dia rampungkan sehingga mendapat gelar sarjana di dua bidang: ilmu keperawatan dan mikrobiologi.

Namun kamera lebih memikatnya. Di awal usia 20-an, dia kembali ke dunia model, kali ini tanpa busana. Raksasa-raksasan porno berebut mendapat gambarnya. Sampai sekarang, Tera jadi satu-satunya model yang pernah tampil di Penthouse dan Playboy di saat bersamaan, yaitu Maret 2002.

Di industri film porno, Tera juga bergabung dengan perusahaan raksasa: Vivid. "Saya terangsang saat bercinta dan disaksikan banyak orang," ujarnya.
Sejak mulai karir pada 2000, dia sudah membintangi 109 judul film biru.

Tera juga bolak-balik menyabet penghargaan di Adult Video News, ajang Piala Oscar untuk film porno.Tahun lalu, dia bercerai dengan suaminya, Evan Seinfield, yang dinikahinya sejak 2004.Meski berpisah mereka tetap melanjutkan hubungan kerja di rumah produksi miliknya (tentunya film porno), Teravision.

Awal tahun ini, Tera menyatakan berhenti membintangi film porno. Dia menyibukan diri di berbagai aktivitas mulai mengunjungi tentara AS, menulis buku, sampai membuka sekolah Disc Jockey. Selain itu, tentu saja, mengurus Teravision.

Jadi dulu waktu masih membintangi film porno, tak heran namanya terkenal hal itu disebabkan wajah eksotis Tera Patrick yang perpaduan Thailand, Inggris dan Belanda yang membedakannya dengan aktris lain di film porno dan dia bisa disejajarkan degan legenda porno macam Asia Carrera dan Jenna Jameson.

sumber : www.tempointeraktif.com
gamabr : gunggodel.blogspot.com
Share/Save/Bookmark

Artikel Selanjutnya :



0 komentar:

Copyright © Perencanaan masa depan