Home » , » Twitter Diincar Facebook dan Google

Twitter Diincar Facebook dan Google

Twitter telah mengadakan pembicaraan dengan pelamar potensial, termasuk Facebook dan Google. Nilai situs micro-blogging itu dapat mencapai US$ 10 miliar (Rp 89 triliun), menurut berbagai laporan.

Pembicaraan awal tidak diyakini telah berkembang jauh, tapi menurut Wall Street Journal, satu hal telah disetujui: perusahaan yang merugi itu bernilai antara US$ 8-10 miliar.

Twitter adalah sebuah perusahaan swasta dan tidak mengungkapkan pendapatannya. Tahun lalu ia diperkirakan memiliki pendapatan US$ 45 juta tetapi membuat kerugian saat perusahaan menghabiskan uang untuk merekrut staf dan pusat data baru. Tahun ini pendapatan Twitter diperkirakan akan lebih dari dua kali lipat menjadi antara US$ 100-110 juta.

Penilaian baru akan menjadi lonjakan yang signifikan untuk Twitter. Desember lalu ia meraih pendanaan US$ 200 juta dari perusahaan modal ventura Silicon Valley, Kleiner Perkins Caufield & Byers, dan investor Twitter. Kesepakatan itu menilai perusahaan di US$ 3,7 miliar. Tapi sejak itu investor telah menunjukkan nafsu terhadap perusahaan itu dan penilaian dari rekan-rekannya yang telah melambung.

Facebook baru-baru ini meraih pendanaan US$ 1,5 miliar dalam kesepakatan yang menghargai jaringan sosial itu di US$ 50 miliar, naik dari US$ 10 miliar pada pertengahan 2009. Goldman Sachs menawarkan pelanggan papan atasnya kesempatan untuk berinvestasi di Facebook, namun bank itu begitu kewalahan oleh permintaan dan publisitas sehingga harus menarik penawaran karena takut melanggar peraturan keuangan pada penempatan swasta.

Groupon, perusahaan diskon online, juga merencanakan penawaran umum perdana. Situs berbasis di Chicago itu telah menolak tawaran pengambilalihan US$ 6 milyar dari Google. Dan LinkedIn, jaringan sosial berorientasi bisnis, merencanakan IPO yang dapat menghargai perusahaan lebih dari US$ 2 miliar. Zygna, pembuat permainan online fenomenal Farmville, juga ingin menerbitkan saham.

Ada juga sejumlah pembelian media baru. Yang paling menonjol muncul awal pekan ini ketika AOL membayar US$ 315 juta- US$ 300 juta secara tunai - untuk Huffington Post, sekitar 10 kali pendapatan perusahan media itu pada 2010.

Baik Google dan Facebook diyakini telah mendiskusikan tawaran untuk Twitter di masa lalu. Pendiri Facebook Mark Zuckerberg diyakini telah menawarkan pendiri Twitter US$ 500 juta saham Facebook bagi perusahaan itu pada tahun 2008. Kesepakatan itu gagal.

Twitter kini memiliki sekitar 175 juta pengguna terdaftar di seluruh dunia, yang mengirim 95 juta tweets sehari.(sumber: tempointeraktif)
Share/Save/Bookmark

Artikel Selanjutnya :



0 komentar:

Copyright © Perencanaan masa depan