Home » » Merawat Anak

Merawat Anak

Image and video hosting by TinyPic

Tiap pulang kerja dan tiap hari , istri saya selalu saja mengeluh tentang kelelahan dan kepenatannya dalam menjaga anak kami, dengan setia saya mendengarkan tiap cerita-ceritanya.ibarat makan, tiap hari sarapan saya hanya keluhan yang mengalir deras dari mulut istri saya. Terus terang saya jengkel dengan keluhannya tiap hari,jika sesekali mungkin biasa tapi jika tiap hari pasti dongkol juga. namun saya ambil sisi positifnya dan tidak keburu-buru menghakiminya dengan amarah, karena saya tau waktu 2 tahun belumlah apa-apa untuk mengajarinya arti seorang ibu yang sebenarnya. Suatu hari timbullah ide dipikiran saya, saya ingat waktu itu dia mengeluh seperti biasanya, saya tunggu ceritanya,waktu selesai dia bercerita saya pun mengajak istri saya kerumah mak nya(ibu mertua saya). Setiba disana saya pun mulai mengajak ibu mertua saya bercerita tentang masa kecil istri saya dulu. Dengan seksama kami mendengarkan ibu mertua saya menceritakan kisah suka dan duka waktu merawat istri saya dulu.
Dibawah ini beberapa hasil percakapan terpenting yang buat istri saya memahami bahwa dirinya sudah benar-benar jadi seorang ibu :

Saya:" mak, saya mau tanya ni..waktu istri saya umur seperti anak saya sekarang(1,3 bln) apakah dia tidak nakal dan rewel?..

Mak:" apanya yang tidak nakal? Rewelnya minta ampun...tidak boleh salah sedikit pasti nangis dan jika malam tiap 2 jam 1 kali mak bangun menyusuinya..dan jika pagi bangun rewelnya minta ampun, ini salah itu salah pokoknya harus nurut semua kemauannya..

Saya:" oh ..begitu ya mak, apa mak tak lelah menjaganya dan apakah mak tiap hari mengeluh pada Bapak tentang penatnya ibu ..?

Mak:" ah..mak tak penah mau cerita ke Bapak, karena mak tau Bapak juga lelah mencari uang buat keluarga..oh ya no( no= nama saya) ...klu mau dikatakan lelah, semua ibu-ibu pasti lelah dalam merawat anaknya, namun kita harus kembali berpikir fitrah diri seorang ibu memang tercipta utk merawat anaknya karena ALLAH SWT telah menitipkan kepada kita anak untuk dirawat dan dijaga dengan segala kemanpuan dan segenap hati,jika ingat hal tersebut rasa lelah ini akan hilang, Lihat tu dia..(sambil menunjuk ke istri saya ) sekarang udah besar dan jadi seorang ibu juga....bangga benar mak sekarang telah berhasil merawat dia...

Saya:" ooooh..gitu ya mak...sambil melirik dan saya berkata pada istri saya.:" nah, bu..dengarkan apa yang mak bilang!" ...menjaga anak itu bukanlah beban, tapi sebuah kewajiban.

Jika kita menganggapnya beban maka akan beratlah langkah kita dalam menjaganya..tapi jika kita anggap sebuah kewajiban maka otomatis segala beban kepenatan akan hilang dengan sendirinya,dan jika udah begitu maka akan ada kebanggaan tersendiri dalam diri seorang ibu yang berhasil dalam menjaga dan merawat anak-anaknya..".



Semenjak kejadian itu alhamdulillah istri saya tercinta tak pernah mengeluh lagi..semoga hal baik ini berlaku seterusnya buat anak-anak kami nanti..

salam Putra Singkep
Share/Save/Bookmark

Artikel Selanjutnya :



28 komentar:

attayaya mengatakan...

jika sesuatu dianggap berat,
maka akan beratlah ia

attayaya mengatakan...

yihaaaaa pertamax pertamina neh

yanuar catur rastafara mengatakan...

sedikit pembelajaran nih kalau ntar punya anak
hehehehehe

Awal Sholeh mengatakan...

susah juga yah merawat anak ;) info buat punya anak nanti amein....

Yudie mengatakan...

Salut buat kesabaran dan trik Mas Dinoe...
Sedikit ngebelain istri mas neh.... klo gak ngeluh ke Mas, mau ngeluh ke sapa lagi ?
heheheheeh..... thanks sharing nya Mas....

fitri alifah mengatakan...

kalo setiap permasalahan di jadikan beban...hehe..bisa stress nanti.

"Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai kesanggupannya." (QS Al Baqarah : 286)

vie_three mengatakan...

yg namanya kehidupan ini emang harus terus belajar kan.... hehehehe emang cara kayak gitu lebih ampuh jadi lebih kena di hati sang istri...

salam buat istri dan anak2nya ya pak... :D

eri-communicator mengatakan...

Ha....ha.... no tempeleng aje bini awak tu..ha... sory komandan canda aja.

RanggaGoBloG mengatakan...

mungkin sang istri minta lebih diperhatiin kali mas... tow mungkin mas terlalu sibuk kerja kali.. hihihihihi

Dinoe mengatakan...

@mas yudie...benar juga mas, kita tempat curhat istri..tapi jika udh mengarah pada keluhan ya..otomatis kita harus bimbing lagi benar nggak mas?..

@vie_three...yup benar sekali vie..memberi tahu org yg kita saya harus dgn teknik..agar hatinya luluh...jika dgn amarah bakal tak menyelesaikan masalah...benar ya?

@ RanggaGo blog... Benar sekali..perhatian lebih berharga dari materi..he..he....

buwel mengatakan...

terimakasih mas,...duuh kok malah jadi inget ibu aku ya, bagaimana rewelnya aku waktu umru 1,3 bulan ya...?
siiiip artikelnya mas....dahsyat deh...terimakasih sekali lagi...

Erwine Reidha mengatakan...

Ngerawat anak tu capek yak?ga pernah ngerasain sih..hehehe :P,bawa have fun ajah!! Btw blogger hp ya mas?aku juga,salam persahabatan...

Kabasaran Soultan mengatakan...

Semua yang dikerjakan modalnya harus Ikhlas ...
Apalagi yang namanya merawat anak.
Very nice sharing

Andie Gokil mengatakan...

mantab bang.!!
:D
hehe

reni mengatakan...

Segalanya memang akan terasa indah jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda.
Berarti istri Bang Dinoe sekarang sudah memiliki cara pandang yang baru ya ?

anazkia mengatakan...

Salam kenal...

Sungguh unik cara mas Dinoe menyadarkan isteri. tanpa memarahinya tapi, sudah mengena> semoga saya bisa belajar

bocahbancar mengatakan...

Saya pikir merawat anak adalah hal yang paling menyenangkan, apalagi anak pertama....
(tapi saya ini masih belum nikah lowh)

Newsoul mengatakan...

Postingan yang mantap Dino. Anak adalah titipan, berbahagialah yang sudah diberi kepercayaanNya. Suka duka pasti ada.

iwan setiawan mengatakan...

ilmu yang sangat bermanfaat..buat saya yang sedang mengharapkan kehadiran seorang anak...Ok makasih ya dah mau berbagi

attayaya mengatakan...

selamat malam singkep

Bisnis Online mengatakan...

perlu dipelajari nih ...

bidikcom mengatakan...

diberikan oleh Keturunan adalah suatu berkah dan kepercayaan, jadi perlu disyukuri dan kepercayaan itu berarti kewajiban yang harus dilaksanakan dan dijaga dengan hati yang lapang... gitu barangkali...

KangBoed mengatakan...

Waduuuuuh.. santai saja berjalan dan berkerja semua sudah menjadi aturannya bagai mana kita menemukan ritme kehidupan
Salam Sayang

genial mengatakan...

pembelajaran berharga buat saiia khususnya karena blm ngerasain dan umumnya buat para orang tua :)
tp santai ajja napah :)

ada ward nii di tempat saiia.. mo ambil gag?!??! ambil iia... hehehehe.. makasih :)

Awal Sholeh mengatakan...

seperti lagu saykoji dah mulai online pagi2 pdhal face masih ngantuk, ternyata gusi sya membengkak ne sakit rasanya.

narti mengatakan...

makasih sharingnya, menyentuh hati seorang ibu...bener banget kata2 ibu mertua.

Saung Web mengatakan...

hahaa. tak mudah emang merawat anak itu.. perlu kesabaran dan ketelatenan n kasih sayang...itu kata ibuku lho..

tiramizu mengatakan...

setuju kata saung.,.,.tak mudah merawat anak,.,.,. dedi petet mengatakan dalam pilemnya kirun dan adul "lebih gampang mengurus negara daripada mengurus anak"hahaha :)

Copyright © Perencanaan masa depan