Home » » Rahasia Mengobati Sakit GiGi

Rahasia Mengobati Sakit GiGi

Anda pernah menderita sakit gigi? Sakitnya terasa menghentak-hentak terus terusan dan gusinya membengkak pula lagi! Aduh mak, sakitnya bukan main dan segala-galanya serba salah, makan tidak bisa,tidur apalagi. Dan hidup sungguh terasa menyiksa sekali.
Banyak ragam cara untuk menyembuhkannya, mulai dari yang urusan tempel menempel, kumur mengkumur dan jurus pamungkas mencabut gigi yang sakit....
Dibawah ini ada beberapa tips yang mungkin bisa membantu mengurangi rasa sakit gigi( tapi bukan penyembuhan) mungkin berguna bila kumat sakitnya terjadi pada malam hari dan suasana mendesak

# cara pertama
urutlah secara perlahan dengan jempol kanan di telapak tangan kiri tepatnya antara jari jempol dan telunjuk yang ditengahnya dekat alur tulang telunjuk
Lakukan berulang-ulang

# cara kedua

Jari-jari tangan anda mengurut(massage) ringan, di tengah-tengah bibir atas, persis dibatas merahan bibir.bagaimana kuatnya urutan itu hendaknya anda menentukan sendiri,sampai dimana harus mengeluarkan tenaga untuk melakukan urutan tersebut.


# cara ketiga

Dengan menekan ujung-ujung jari kuat-kuat kebagian pinggir rahang bawah,lalu tanpa melepaskan hubungan dengan kulit..menggerak-gerakkannya antara dagu dan cuping telinga.

Tips ini hanya untuk pertolongan pertama saja bila diserang sakit gigi, penyelesaian terakhirnya tetap lah pada dokter gigi ....
Share/Save/Bookmark

Artikel Selanjutnya :



5 komentar:

kaka-ra mengatakan...

Aku tidak mau melakukan cara2 tsb.. karena aku ga mau sakit gigi.. hi2 :)
Thx4 sharing frenz :)

Sudinotakim mengatakan...

Makasih juga @kakara atas koment nya..met sukses ya..cheers

attayayayayayayayayaya mengatakan...

kaka-ra tuh ga bisa sakit gigi karena ga punya gigi
hhiiaaaahahahahaha

eppie-cool mengatakan...

ngapain pada cerita gigi yang posting rubrik juga aku yakin pada pakai gigi un ori....ya nggak din?

eppie-cool mengatakan...

biar gaimanapun dari pada sakit gigi, lebih baik sakit hati ini, biar tak mengapa.....nah lo kebalik ya.

Copyright © Perencanaan masa depan