Home » » Memulai promosi wisata daerah dengan blog

Memulai promosi wisata daerah dengan blog

Semenjak dapat jobs untuk mempromosikan pariwisata yang ada didaerah saya Lingga ini , saya seperti orang yang penuh kebimbangan dan keraguan , terutama kemarin saat mau menentukan wadah yang akan saya pakai sebagai media untuk berpromosi dengan rekan saya.

Pertama rencananya kami mau memakai wp dan hosting sendiri, setelah berunding-berunding kami mungkin memakai blogspot yang akan segera saya pakaikan domain untuk tahap pertama ini, karena kebetulan blog dummy saya yang berjudul pariwisata lingga menggunakan blogspot yang belum pakai domain , sudah berada di halaman pertama di google dengan kata kunci "pariwisata lingga" , jadi tidak perlu repot-report lagi mengopimalisasinya .

kalau buat baru pakai wp dan domain terasa memakan waktu karena harus kembali submit di search engine, pasang plugin-plugin seo, mencari backlink , link exchange, submit di social bookmark, pasang kata kunci ini dan itu, sedikit bermain belakang lagi seperti dulu (salah-salah kena sandbox seperti blog ini he..he..) , instal ini dan itu , pokoknya bisa bikin habis satu kardus rokok lagi dan dua drum kopi.

Jadi rencana tahap awal ini kami akan memakai blogspot dulu sambil , tinggal merancang teknik-teknik promosi wisata dengan beragam cara yang bisa menarik para pengunjung blog untuk secara nyata datang ke daerah saya ini. Semoga rencana awal ini bisa tepat sasaran agar saya tidak diliputi rasa bimbang lagi . “ teman-teman semua saya mohon doa restunya ya, agar rencana saya ini berhasil demi memajukan pariwisata di daerah saya ini dan dapat ung sampingan ha.ha..ha….


Share/Save/Bookmark

Artikel Selanjutnya :



38 komentar:

Abdul Hafizh mengatakan...

Wew .. semoga pariwisatanya makin maju ajaa nih y .. ^^
Siip .

sibaho way mengatakan...

kenapa gak paralel aja pak dengan yang hosting berbayar? toh juga suatu saat proses itu akan dilakukan juga. sekedar saran saja :)

Ariyanti mengatakan...

kalau saya ngga mikirin SEO dan kroni-kroninya... yang penting nulis dipublish, buat promonya ya blogwalking kaya gini... sukses buat blog pariwisatanya...

Tour, Food, and Health mengatakan...

selamatlah uang sampingannya pak cik...saye mikir lah seo siket2..tapi yang white hat aja lah dulu..kene kerangkeng boks pasie nyengirlah rupe..tahap berikut kami nak ganti template dulu lah, sekalian biar ringan kalau di bukak...ajarkanlah pak cik biar ramai yang datang ke rumah kite..mudah2an pariwisata lingga maju jaya...amiiin..

ToPu mengatakan...

Sukses aj deh, ntar kalau uang sampingannya udah banyak jangan lupa traktir lho... hehehehe...

Rubiyanto mengatakan...

ya, promosi wisata dengan blog memang bisa juga, dan mungkin juga dapat mengenalkan kawasan wisata dengan orang-orang yang hobi du dunia maya ini.

Dimas mengatakan...

mudah2an promosi wisatanya bisa lancar dan sukses mas......

Artikel Internet Online mengatakan...

mempromosikan tempat wisata lewat blog kayaknya cukup efektif ya, soalnya kan sekarang semua orang udah mennggunakan media internet...

rizal mengatakan...

BLog saat ini merupakan media promosi yang tepat termasuk pariwisata, karena peembaca dan pengguna blog sangat banyak dan ini menjadikan blog sebagai media yang efektif dan tentunya murah...

salut buat abang

duniaku mengatakan...

wah..semoga cita-citanya tercapai..memajukan pariwisata daerah anda..sambil ngeblog..nambah ilmu..nambah teman..sukses selalu sobat..

attayaya mengatakan...

siiiplah
hajarrrrrrrrrrrrrrrrr

achen mengatakan...

wah saya turut mendoakan saja bnag, moga sukses... hehehe

buwel mengatakan...

yups bang, sukses selalu ea...

catatan kecilku mengatakan...

Semoga rencananya dapat berjalan lancar sesuai yg diharapkan. Amin.

the others mengatakan...

Semoga Lingga akan didatangi banyak wisatawan ya...

achen mengatakan...

hidup lingga...

buwel mengatakan...

met malem...

بوويل mengatakan...

met pagi ajah mas dinoe. he

achen mengatakan...

sukses selalu ea..

rizan mengatakan...

malah baru saja saya migrasi ke WP ni mas,otak-atik seru juga.haha
link sudah terpasang diblogroll blobog sobat

attayaya mengatakan...

ayo majukan wisata melayu

ajie mengatakan...

blogger sesba guna ya

Delia mengatakan...

Perasaan udah komen... :(
ketangkep ya..

sukses untuk wisatanya :)

attayaya mengatakan...

ada sesuatu utk dino di
http://www.attayaya.net/2010/05/roses-are-red-james-patterson-plus-inge.html

tomo mengatakan...

Mak nyus kawan.bagus sekali idenya

Uswah mengatakan...

Pariwisata tanah air perlu sob

ozzys blog mengatakan...

wah dapet order n pekerjaan baru ya mas, asyiknya ya jadi blogger kondang, saya juga memulai usaha baru mas di Natural Nusantara tapi masih bingung cara mempromosikanya, kalau boleh minta CP nya mas dinoe ( serius nih ) soalnya saya autodidak nih, pengin belajar sama mas dinoe

buy cameras mengatakan...

saya setuju dengan infonya,...

baju wanita mengatakan...

hello.. nice to meet you..

Tour, Food, and Health mengatakan...

datang lagiii...

Anonim mengatakan...

But right away I arrange show up to put faith that the fit world is an puzzle, a benign conundrum that is made terrible aside our own mad as a march hare strive to explicate it as supposing it had an underlying truth.

Anonim mengatakan...

A human beings begins icy his perceptiveness teeth the first without surcease he bites out more than he can chew.

Anonim mengatakan...

To be a adroit human being is to be enduring a make of openness to the mankind, an cleverness to group undeterminable things beyond your own control, that can govern you to be shattered in very exceptionally circumstances for which you were not to blame. That says something remarkably important about the condition of the ethical compulsion: that it is based on a trustworthiness in the uncertain and on a willingness to be exposed; it's based on being more like a weed than like a treasure, something somewhat tenuous, but whose extremely special attractiveness is inseparable from that fragility.

Anonim mengatakan...

To be a adroit human being is to be enduring a make of openness to the world, an gift to guardianship unsure things beyond your own pilot, that can front you to be shattered in unequivocally exceptionally circumstances on which you were not to blame. That says something exceedingly weighty thither the prerequisite of the ethical life: that it is based on a trustworthiness in the fitful and on a willingness to be exposed; it's based on being more like a spy than like a prize, something fairly feeble, but whose extremely special attraction is inseparable from that fragility.

Anonim mengatakan...

To be a adroit charitable being is to from a kind of openness to the far-out, an ability to group aleatory things beyond your own pilot, that can lead you to be shattered in unequivocally exceptionally circumstances as which you were not to blame. That says something remarkably outstanding about the fettle of the righteous life: that it is based on a trust in the uncertain and on a willingness to be exposed; it's based on being more like a weed than like a jewel, something kind of dainty, but whose acutely particular beauty is inseparable from that fragility.

Anonim mengatakan...

Be not angry that you cannot make others as you wish them to be, since you cannot sign yourself as you wish to be

Anonim mengatakan...

A likeable out of date maturity is the reward of a well-spent youth. A substitute alternatively of its bringing glum and melancholy prospects of degenerate, it would give in to defeat us hopes of unwavering adolescence in a recovered world.

Anonim mengatakan...

To be a upright human being is to procure a make of openness to the world, an skill to trusteeship unsure things beyond your own restrain, that can lead you to be shattered in unequivocally extreme circumstances as which you were not to blame. That says something very outstanding about the condition of the ethical autobiography: that it is based on a corporation in the uncertain and on a willingness to be exposed; it's based on being more like a plant than like a sparkler, something rather fragile, but whose mere particular handsomeness is inseparable from that fragility.

Copyright © Perencanaan masa depan