Tuesday, September 14, 2010

Cara mencegah tabung gas agar tidak meledak saat digunakan

Cara mencegah tabung gas agar tidak meledak saat digunakan Hasil penyelidikan Mabes Polri, selang dan regulator gratis yang diberikan melalui program konversi gas 3 kilogram hanya bertahan 1,5 tahun. Jika tetap dipaksa dipakai, akan rawan kebakaran.Program konversi gas di Batam, mulai dilakukan enam bulan lalu. Artinya, paling lambat setahun ke depan, warga Batam harus mengganti regulator dan selangnya.Hasil penyelidikan Mabes Polri tersebut dibenarkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Kota Batam Ahmad Hijazi. ”Minimal selangnya harus diganti,” katanya.

Menurut Hijazi, penggantian tersebut dinilai penting untuk kehati-hatian masyarakat akan bahaya meledaknya tabung gas. ”Selama ini, kasus tabung 3 kilogram meledak karena selang dan regulatornya. Kita mengantisipasi hal-hal yang terjadi seperti di luar Batam,” paparnya.Hijazi memaparkan, apabila Mabes Polri mengharuskan menggantinya, berarti memang harus. Pasalnya, selang dan regulator tersebut dipakai setiap hari, tentu ketahanannya semakin berkurang.

Sementara menunggu batas waktu tersebut, Disperindag dan ESDM Kota Batam tengah berkoordinasi dengan PT Pertamina untuk menyediakan selang dan regulator pengganti.Hijazi memastikan, Pertamina manyediakan selang dan regulator lulus standar nasional Indonesia (SNI). ”Seharusnya, agen dan pangkalan menyediakan selang dan regulator ber-SNI. Kita mendesak Pertamina supaya agen dan pangkalan menyediakannya,” imbuhnya.

Saat ini, jelas Hijazi, selang dan regularor ber-SNI juga mudah didapatkan. Di pasar swalayan bahkan sampai toko bangunan pun menyediakannya. ”Masyarakat tak perlu khawatir terkait keberadaan selang dan regulator tersebut,” jelasnya.Hijazi menegaskan, Pertamina tidak menjual aksesori tabung gas tersebut ke rumah-rumah. Warga Batam diminta waspada apabila ada yang menjual selang dan regulator mengatasnamakan Pertamina. ”Abaikan saja. Itu bukan orang Pertamina,” sebut Hijazi.

Hijazi menuturkan, masyarakat yang membutuhkan sosialisasi terkait tabung gas, bisa menghubungi Pertamina atau Disperindag dan ESDM Kota Batam. Menurut Hijazi, pihaknya berkerja sama dengan Pertamina dan agen-agen menyediakan mobil khusus untuk sosialisasi pada masyarakat.

”Tujuannya mensosialisasikan cara aman penggunaan tabung tiga kilogram, untuk menghindari kecelakaan akibat tabung gas meledak,” aku Hijazi.

(penulis konten ini disini)

No comments: