Home » » ternyata dibalik ketenaran lagu keong racun, Pencipta Lagu Keong Racun itu Masih Miskin!

ternyata dibalik ketenaran lagu keong racun, Pencipta Lagu Keong Racun itu Masih Miskin!

dibalik ketenaran lagu keong racunMeski lagu Keong Racun ciptaannya bikin heboh dan terkenal di dunia maya, Buy Akur (49) tetap tinggal di rumah kecil di Gang Siti Mariah 6 RT 10 RW 1 Kelurahan Jamika Kecamatan Bojongloa Kaler Bandung.

Rumah bercat merah muda itu hanya terdiri atas dua kamar. Satu ruangan digunakan sebagai ruang tamu, sedangkan satu ruangan lainnya digunakan sebagai utama.
Pria bernama asli Subur Tahroni ini sehari-hari tinggal bersama istri dan empat anaknya. Keempat anaknya tidur dalam satu ruangan di lantai dua rumah. Sementara Buy Akur dan istrinya tidur di kamar berukuran sekitar 2 x 4 meter yang hanya ditutupi gorden.

Sehari-hari, Buy Akur menciptakan lagu di ruang tamu ukuran sekitar 5x6 meter. Di ruang tamu itu terdapat sebuah meja pendek yang digunakan Buy Akur untuk menulis. Menurut Bayu Eka Prasatia (16) putra pertamanya, Buy Akur biasanya menulis lagu dalam sebuah buku tulis dengan tulisan tangan. Namun, kata dia, tidak ada buku yang khusus dijadikan tempat ayahnya menulis lagu.

“Bapak kalau nulis lagu di mana aja. Tidak ada buku khusus tempat bapak menulis. Ya kalau ada buku tulis yang kosong, bapak gunakan buat nulis lagu,” kata Bayu saat ditemui wartawan di kediamannya, Kamis (29/7) pagi.

Bayu mengatakan, ayahnya tidak pernah punya waktu khusus saat menulis lagu. Kadang-kadang, kata dia, seharian penuh ayahnya menulis di ruang tamu. Tapi kadang-kadang, kata dia, ayahnya tidak mengarang lagu sama sekali.

“Setelah menulis lagu diiringi gitar, bapak kemudian masuk kamar. Lagunya direkam dalam kaset di minicompo. Nah, kalau sudah ada yang pesan, saya yang kebagian menyalin tulisan bapak ke mesin tik atau komputer,” kata Bayu. lengkap tentang berita ini baca di http://www.posmetrobatam.com/rubrik/selebrita/3317-pencipta-lagu-keong-racun-masih-miskin
Share/Save/Bookmark

Artikel Selanjutnya :



1 komentar:

alamendah mengatakan...

(Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
Nasib pengarang lagu....

Copyright © Perencanaan masa depan